Ternyata Banyak Subcriber Tak Menjamin Penghasilan Besar untuk Youtuber

KARANGANYAR - Banyak Channel dengan Jutaan Subscriber Menghasilkan Kurang dari 10 Juta Rupiah, Sedangkan Channel dengan Ribuan Subscriber Menghasilkan Ratusan Juta Rupiah Seiring dengan semakin populernya YouTube, semakin banyak orang yang memulai karir sebagai YouTuber. Dalam dunia YouTube, semakin banyak subscriber yang dimiliki oleh sebuah channel, semakin besar penghasilannya, namun ternyata hal ini tidak selalu berlaku. Banyak YouTuber yang memiliki jutaan subscriber, tetapi penghasilannya masih jauh di bawah ekspektasi. Sebaliknya, ada juga YouTuber dengan jumlah subscriber yang sedikit, tetapi berhasil menghasilkan ratusan juta rupiah. Hal ini dikarenakan faktor CPM (Cost Per Million) atau biaya iklan yang dibayarkan kepada YouTuber. Salah satu cara untuk meningkatkan CPM adalah dengan membuat konten yang memiliki tema atau topik yang banyak diminati dan dicari orang, sehingga iklan yang ditampilkan di dalamnya lebih banyak diminati dan dibayar lebih mahal. Berikut adalah beberapa rekomendasi jenis konten yang memiliki potensi untuk meningkatkan CPM:
  1. Teknologi
  2. Kesehatan
  3. Review Produk
  4. Bisnis Online
  5. Otomotif
  6. Fashion & Kecantikan
  7. Property
  8. Asuransi & Ekonomi
  9. Traveling & Tempat Wisata
  10. Entertainment
Ok kita akan bahasa secara tuntas masing masing jenis konten tersebut. Jenis konten yang memiliki potensi CPM yang tinggi dan direkomendasikan untuk YouTuber adalah sebagai berikut:

Teknologi

Konten teknologi dapat menghasilkan CPM yang tinggi karena banyak merek teknologi yang berminat untuk beriklan pada konten yang berhubungan dengan produk atau layanan mereka. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain review produk, unboxing, tutorial, tips dan trik, dan berita teknologi terbaru.

Kesehatan

Konten kesehatan memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek kesehatan atau produk kesehatan yang berminat untuk beriklan pada konten yang berhubungan dengan kesehatan. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain tips kesehatan, olahraga, pola makan sehat, dan ulasan produk kesehatan.

Review Produk

Konten review produk dapat menghasilkan CPM yang tinggi karena banyak merek yang berminat untuk beriklan pada konten yang mereview produk mereka. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain review gadget, review produk kecantikan, review produk fashion, dan review produk makanan.

Bisnis Online

Konten bisnis online memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek atau platform bisnis online yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang bisnis online. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain tips bisnis online, review platform bisnis online, dan wawancara dengan pengusaha sukses.

Otomotif

Konten otomotif memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek otomotif yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang mobil atau motor. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain review mobil atau motor, modifikasi mobil atau motor, dan tutorial perawatan mobil atau motor.

Fashion & Kecantikan

Konten fashion dan kecantikan memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek fashion atau kecantikan yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang fashion atau kecantikan. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain tutorial makeup, tutorial fashion, review produk kecantikan, dan tips fashion atau kecantikan.

Property

Konten property memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek property atau properti yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang properti. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain review properti, tips membeli atau menjual properti, dan tutorial interior design.

Asuransi & Ekonomi

Konten asuransi dan ekonomi memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek asuransi atau perusahaan keuangan yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang asuransi atau ekonomi. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain tips mengelola keuangan, tutorial investasi, dan review produk asuransi.

Traveling & Tempat Wisata

Konten traveling dan tempat wisata memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek atau destinasi wisata yang berminat untuk beriklan pada konten yang membahas tentang traveling atau tempat wisata. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain vlog traveling, review destinasi wisata, dan tips perjalanan.

Entertainment

Konten entertainment memiliki potensi CPM yang tinggi karena banyak merek yang berminat untuk beriklan pada konten yang menghibur atau mengisi waktu luang. Jenis konten yang dapat dihasilkan dalam niche ini antara lain unboxing, review film atau game, dan video komedi. Penting untuk diingat bahwa jumlah view dan subscriber tidak selalu menjamin penghasilan yang besar. Konten dengan CPM yang tinggi dapat menghasilkan penghasilan yang lebih besar daripada konten dengan jumlah view dan subscriber yang lebih tinggi namun memiliki CPM yang rendah. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris dalam konten juga dapat meningkatkan potensi CPM karena iklan luar negeri biasanya memiliki nilai CPM yang lebih tinggi daripada iklan dalam negeri. Dalam menghasilkan konten, YouTuber perlu memperhatikan kualitas dan relevansi konten dengan niche yang dipilih agar dapat menarik perhatian merek atau perusahaan untuk beriklan pada konten mereka.
"Jangan hanya fokus pada jumlah view dan subscriber, tetapi perhatikan juga potensi CPM dari konten yang dihasilkan. Pilih niche yang sesuai minat dan kemampuan, dan tingkatkan kualitas konten untuk meningkatkan potensi penghasilan dari YouTube."
Itulah beberapa rekomendasi jenis konten yang dapat menghasilkan CPM yang tinggi di platform YouTube. Sebagai YouTuber, perlu selalu meningkatkan kualitas dan relevansi konten agar dapat menarik minat merek atau perusahaan untuk beriklan pada konten mereka dan meningkatkan penghasilan dari YouTube. Selain memilih jenis konten yang tepat, penting juga untuk menggunakan bahasa yang tepat dalam konten yang dibuat. Bahasa Inggris, misalnya, memiliki CPM yang lebih tinggi daripada bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan nilai iklan luar negeri yang lebih tinggi. Tetapi, meskipun demikian, bukan berarti semua YouTuber harus membuat konten berbahasa Inggris. Yang terpenting adalah membuat konten yang bermanfaat, menarik, dan sesuai dengan minat dan kebutuhan target audiens. Sebagai YouTuber, faktor penting yang harus diingat adalah konsistensi dan kesabaran. Mengembangkan channel dan meningkatkan penghasilan dari YouTube membutuhkan waktu dan usaha yang konsisten. Konsistensi dalam membuat konten berkualitas dan mengoptimalkan channel secara terus-menerus adalah kunci kesuksesan. Dalam dunia YouTube, jumlah subscriber bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesuksesan. Yang terpenting adalah bagaimana cara menghasilkan konten yang bermanfaat dan menarik bagi target audiens, serta bagaimana cara memaksimalkan potensi penghasilan dari YouTube.
"Sukses dalam dunia YouTube bukanlah tentang jumlah subscriber, tapi tentang bagaimana cara membangun koneksi dengan audience dan menghasilkan konten yang berkualitas." - Youshe.id

Selain itu, ada beberapa hal lain yang dapat membantu meningkatkan penghasilan dari YouTube, seperti melakukan kerja sama dengan merek atau brand yang relevan dengan niche channel, menjual merchandise, atau memanfaatkan fitur Super Chat dan Super Stickers yang disediakan oleh YouTube.

Namun, yang terpenting adalah menjaga integritas dan kepercayaan audience. Jangan terlalu fokus pada penghasilan semata, tetapi jadilah YouTuber yang membawa dampak positif dan inspiratif bagi orang lain.

Dalam kesimpulan, jumlah subscriber tidaklah menjamin penghasilan besar bagi seorang YouTuber. Faktor CPM yang dipengaruhi oleh jenis konten dan bahasa yang digunakan lebih berperan dalam menentukan penghasilan. Oleh karena itu, penting untuk memilih jenis konten yang memiliki potensi CPM yang tinggi dan memaksimalkan potensi penghasilan dari YouTube dengan cara yang etis dan profesional.

Sebagai YouTuber, konsistensi dan kesabaran adalah kunci kesuksesan dalam mengembangkan channel dan meningkatkan penghasilan dari YouTube. Yang terpenting adalah menjaga integritas dan kepercayaan audience serta membawa dampak positif bagi orang lain.

Editor: Yudi.
© YOUSHE. All rights reserved. YOUSHE V1.0